INFORMASI TERBARURANGKAIAN KEGIATAN POLRES

Polres Kepulauan Sula Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat – 2018

Polres Kepulauan Sula

BERBAGI INFORMASI

Polres Kepulauan Sula – Sebagai salah satu operasi Kepolisian terpusat, Operasi Ketupat tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439 H Kepolisian Resort Kepulauan Sula melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Apel Polres Kepulauan Sula. Rabu (06/06/2018).

Wakapolres Kepulauan Sula selaku Pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

Dalam amanatnya bahwa dalam operasi ketupat 2018 terdapat empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama, sebagai berikut :

Potensi kerawanan pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, yaitu masalah distribusi, upaya penimbunan oleh kelompok kartel/mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga diatas harga yang ditetapkan. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama dan langkah proaktif dari stakeholders terkait guna mengatasi hal ini.

Petensi kerawanan kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Sehubungan dengan hal tersebut, memberikan penekanan kepada seluruh personel terutama pada titik rawan macet dan titik rawan kecelakaan, agar benar-benar melakukan pemantauan secara cermat. Berbagai strategi bertindak yang telah ditetapkan agar diikuti dengan baik.

Potensi kerawanan ketiga yang juga harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis. Untuk itu Kasatwil diharapkan dapat mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada.

Potensi kerawanan keempat adalah, ancaman tindak pidana terorisme. Guna mengantisipasi potensi aksi terorisme ditekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan penegakan hukum secara tegas (preemtif strike), melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di seluruh Polda jajaran. Disamping itu, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. Perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan personil bersenjata (buddy system). Khususnya dalam mewujudkan keamanan secara umum, saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus menerus meningkatkan kerjasama dengan rekan-rekan TNI serta stakeholders terkait lainnya.

Apel Gelar pasukan ini dihadiri para tamu undangan,yakni ; Daramil Sanana , Kapten Inf.Harbun Buamona,Perwira penghubung (Pabung) Koramil Sanana, Kapten. Inf. S.Siswanto,Dangki Brimob, Iptu Mohtar Thenu, Para Pejabat Polres Kepsul, dan Kasatpol PP Kepsul, Suhardi Gailea.

Peserta Apel yang terdiri dari 1 pleton anggota TNI koramil sanana, 1 pleton anggota brimob sanana, 1 pleton anggota Sabhara Polres Kepulauan Sula, 1 pleton anggota Pol Airud Polres Kepulauan Sula, 1 regu anggota Sat Lantas Polres Kepulauan Sula, 1 pleton anggota satpol PP pemda kepsul dan 1 regu pegawai Dinas perhubungan pemda Kepulauan Sula. Giat tersebut berjalan aman dan lancar.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close